Beranda RILIS BERITA Diduga Ada Penyalahgunaan Anggaran dalam Pembangunan PAUD Desa Petar Luar

Diduga Ada Penyalahgunaan Anggaran dalam Pembangunan PAUD Desa Petar Luar

BERBAGI

Lidikkasus.com,Muara Enim:

Kepala Desa Petar Luar kecamatan sungai rotan kabupaten muara enim diduga tidak transparan dengan pembangunan PAUD/TK di desa petar luar kecamatan sungai rotan kabupaten muara enim provinsi sumatera selatan.

Sebab pada awal september ada pembangunan PAUD/TK pada 17 september 2020 datang dan saat tim lidik kasus dan awak media buser24 berserta 17/09/2020 mengambil document bangunan dan bertanya siapa pelaksana pembangunan Paud/Tk para pekerja mengatakan kami tidak tau pak,kami cuma pekerja saja.

Kemudian tim lidik kasus dan  awak media melihat ada papan plang informasi fublik yang di pasang di Paud/TK dan beselang beberapa hari kemudian papan plang nya sudah tidak ada lagi alias sudah di lepas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Pertanyaanya kenapa papan plang informasi proyek di lepas bukan nya seharusnya tidak di perbolehkan papan plang di lepas sebelum selesai pekerjaan pembangunan Paud tersebut.

Kamis 15 oktober 2020 tim lidik kasus dan awak media buser24 datang lagi ke lokasi pembangunan PAUD/TK tersebut setelah kita tanya yang sedang berkerja masih dalam tahap pengecatan.

Kemudian awak media bertanya pak, berapa panjang dan lebar nya bangunan PAUD/TK ini panjang nya 11 meter kurang lebih lebar nya 6 meter pak ungkap,”pekerja kepada tim lidik kaus dan awak media.

Apakah pembangunan Paud/Tk dengan P:11M x L:6M  menghabiskan dana Rp 250,000.000 dengan bangunan yang tidak mewah hanya sederhana menghabiskan anggaran sebesar itu.

Kemudian tem lidik kasus dan awak media konfirmasi ke kantor desa tapi tidak ada satupun perangkat yang dapat memberikan penjelasan terkait masalah tersebut karena keterangan dari sesorang mengatakan bahwa pak kades tidak ada di tempat dan sedang berada di luar kota.

Sampai berita ini terbit tidak ada yang dapat memberikan penjelasan terkait pembangunan PAUD/TK yang menghabiskan anggaran dana sebesar Rp 250jt apakah dalam nilai yang terpampang tersebut termasuk mobiler atau hanya bangunan saja,karena bila hanya bangunan saja adanya indikasi Markup dana anggaran dalam pembangunan gedung paud tersebut….Bersambung.(Team LLK)