Beranda RILIS BERITA Lidik Kasus Akan Laporkan Kasus Pengalihan Dana JAMREK Tambang Batu Bara dari...

Lidik Kasus Akan Laporkan Kasus Pengalihan Dana JAMREK Tambang Batu Bara dari Kabupaten Sarolangun ke ESDM Provinsi Jambi Ke KPK

BERBAGI

Lidikkasus.com,Jambi – Ketua umum Lembaga Lidik Kasus Soni mendatangi kantor ESDM Jambi mempertanyakan Jaminan Reklamasi (JAMREK) jumlah yang diserahkan oleh pemerintah kabupaten sarolangun kepada ESDM Provinsi Jambi kamis 26/10/2020.

Namun saat ketua umum lidik kasus dan beberapa awak media akan konfirmasi langsung dengan Kepala Dinas SDM Provinsi Jambi Bapak Ir.Harry Andria beliau tidak lagi di tempat dan tidak tau jam berapa akan balik lagi ke kantor ungkap salah satu pegawai.

Sebelumya pada bulan september GM sajam juga melakukan aksi damai depan kantor ESDM Provinsi jambi untuk mempertanyakan dana JAMREK tersebut dan gabungan puluhan aktivis disambut oleh kepala bidang minerba bapak Novaizal di dalam ruangan aula tersebut sempat bersitegang pendapat dari baik dari pihak ESDM maupun dari pihak GM SAJAM dikarenakan Imformasi yang dikeluarkan oleh kabid tersebut tidak jelas.

1.Pertama bapak Novaizal mengatakan, Dana JAMREK yang diterima pada saat pemindahan kewenang saat itu hanya 5.6 mlyar.

2.Karena desakan para pendemo saat itu juga berubah drastis Dalam hitungan detik menjadi 9.8 milyar dan jadi tidak ada kepastian mana yang benar.

Rasa tidak puas dari keterangan tersebut GM SAJAM meneruskan orasinya depan kantor gubernur Jambi. Saat perwakilan pendemo diterima oleh bapak Sekda Sudirman diruang aula gubernur sekda juga menjelaskan terkait JAMREK.

Kata bapak Sudirman jaminan reklamsi yang diterima oleh ESDM provinsi sebanyak 13,3 milyar dan sangat berbeda lagi dari keterangan pak kabid Novaizal sebelumya.

Ditempat berbeda ketua umum lidik kasus pusat soni menilai terkait dana jaminan reklamasi (JAMREK) yang diterangkan oleh pihak ESDM dan SEKDA itu terkesan tidak transparan kepada GM SAJAM artinya proses pengalihan tersebut juga data nya tidak Akurat hingga menimbulkan kecurigaan. Disini kita minta kepada pihak hukum untuk mendalami agar kebenaran nya di percayai oleh publik.

Soni sangat menyesali keterangan yang di berikan baik dari pihak ESDM sampai keterangan SEKDA bahwa dana JAMREK tidak tetap nominalnya dan selalu berobah jadi sulit untuk dipercaya,kami dari lembaga lidik kasus akan mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus dugaan korupsi dana JAMREK dan akan segera membuat laoran resmi ke KPK di jakarta”tutup soni.(Team LLK)